Mendengar klaim tersebut, mata Oxy dan Atlanna berbinar. Jika mereka mampu menambah prestasi mereka, maka perjodohan ini dapat dihindari.
"Sungguh?! Lalu berapa lama waktu yang kamu butuhkan untuk membuat teknologi tersebut?"
"Er, saya kurang tahu pasti, tapi saya akan mencoba yang terbaik!"
"Omong-omong, apakah ada saintis di Atlantis?" Yves dengan penuh rasa ingin tahu bertanya. Dengan begitu banyaknya teknologi canggih Atlantis, pasti ada saintis juga di sana, kan?
"Tidak, orang-orang di kerajaan tidak terlalu menyukai orang darat, jadi kita tidak terlalu tertarik untuk mengikuti apa-apa yang orang darat lakukan. Kami hanya mengandalkan cara tradisional." Atlanna dengan malu-malu menjawab.
"Ah! Bukankah akan ada konferensi kerajaan dalam waktu setengah tahun? Dalam konferensi tersebut, kita dapat mengusulkan hal ini." Kata Oxy secara tiba-tiba.
"Yves, sebagai salah satu anggota kerajaan yang hilang, kamu perlu hadir dalam konferensi ini. Di sana kamu perlu menunjukkan teknologi yang kamu katakan, teknologi itu pasti akan mampu menenangkan hati mereka."
"Setelah konferensi kamu dapat dengan bebas berjalan-jalan di Atlantis. Bukankah kamu ingin melihat-lihat serta membeli sesuatu di sana? Jadi, apa jawabanmu?"
"Benar, Yves. Sindella juga akan diundang ke sana. Sebagai suaminya, kamu pasti tidak ingin membiarkannya pergi sendirian, kan?"
"Dengan identitas dan kekuatanmu, ditambah dengan teknologi-teknologi yang berguna untuk kerajaan, hal ini akan membuatmu mendapat pengakuan serta penghargaan dari mereka. Hal ini juga sangat bermanfaat bagimu dan Sindella."
Kedengarannya memang bagus, tapi entah mengapa dia merasa curiga dengan tingkah laku aneh kedua orang ini.
"Baiklah, tapi mengapa aku merasa kalian berdua sedang mencoba berkomplot melawanku?"
Mendengar pertanyaan tersebut, Oxy langsung tertawa sambil menepuk bahu Yves, "Berkomplot melawanmu? Tentu saja tidak, hahaha! Kami hanya mencoba membantumu, sobat."
"Jika kamu mendapat pengakuan kerajaan, maka kamu dapat mengunjungi Atlantis kapan saja. Saat itu tiba, aku akan membawamu berkeliling lingkungan laut yang sebenarnya."
"Aku akan membawamu ke restoran serta memperkenalkanmu kepada wanita-wanita cantik yang dapat membuatmu terpana." Oxy mengedipkan matanya, jelas-jelas ingin menggoda pria ini agar mau pergi menghadiri konferensi.
Benar saja, mendengar godaan tersebut, Yves langsung tertarik.
"Tunggu dulu, saya mau tanya, Atlantis itu monogami atau poligami?" Ini adalah pertanyaan yang sangat ingin dia tanyakan!
Pertanyaan ini membuat Oxy sedikit terkejut, dengan wajah serius, Oxy menjawab, "Warga negara biasa mengikuti aturan monogami, tetapi anggota keluarga kerajaan tidak harus. Poligami juga dapat dilakukan bagi orang-orang berkuasa, poliandri-pun tidak masalah."
"Apakah kerajaan yang hilang juga termasuk?" Tanya Yves.
Wow, dia tidak pernah menyangka Atlantis mempraktikan hal ini. Memikirkannya saja membuatnya bersemangat!
"Meskipun dikatakan bahwa kerajaan yang hilang telah jatuh, tapi keturunan mereka tetaplah anggota kerajaan. Ingatkah kamu tentang Trench? Bahkan mereka tetap dikategorikan sebagai keluarga kerajaan." Pangeran Oxy dengan penuh percaya diri menepuk dadanya, ingin memastikan tiket emasnya tidak ditolak oleh Yves.
"Baiklah kalau begitu, saya akan mencoba yang terbaik ketika saya kembali." Yves akhirnya menyetujui permintaan Oxy dan Atlanna. Nampaknya dia perlu bereksperimen dengan sumber daya baru.
Walaupun sulit mengatakan kapan teknologi tersebut akan berhasil dibuat, akan tetapi, setelah selesai, pasti kepopulerannya akan melejit. Di sisi lain, membantu Atlantis juga merupakan hal yang baik, tempat itu sangat indah serta terdapat wanita-wanita yang cantik.
"Deal!" Pangeran Oxy tampak sangat bahagia, bahkan Atlanna ikut senang. Nona muda itu terus menyesap anggurnya sampai wajahnya merona, menampilkan pesona mistik khas ratu Atlantis.
Saat mereka sedang asik mengobrol, Sindella datang.
"Sepertinya kamu baik-baik saja. Yves, kemarilah, aku akan memperkenalkanmu dengan beberapa orang! Maaf, Pangeran Oxy, Putri Atlanna karena telah mengganggu obrolan kalian dengan suami saya." Sindella menarik tangan Yves, lalu membimbingnya ke suatu tempat.
Mendengar nada bersahabat Sindella kepada Pangeran dan Putri kerajaan Atlantis, jelas dia terlihat telah akrab dengan mereka.
"Sayang, mengapa terburu-buru?" Tanya Yves. Meskipun obrolannya disela, tapi dia tetap mempertahankan mood senang. Lagi pula dia telah menjalin hubungan persahabatan dengan Pangeran dan Putri Atlantis, hmm, hubungan timbal balik yang sangat bermanfaat.
"Hehe, tentang apa yang mereka katakan padamu sebelumnya, mereka memang benar. Kamu memang anggota kerajaan Atlantis."
"Karena aku telah menjadi kekasihmu, secara otomatis kamu telah menjadi raja kerajaan yang hilang tersebut. Hehe, kamu pasti sangat senang, bukankah begitu, sayang?" Kata Sindella sambil memeluk kekasih kecil-nya dengan erat.
"Tentu saja saya senang! Omong-omong, sayang, apa yang mereka maksud dengan konferensi kerajaan?" Tanya Yves.
"Itu adalah pertemuan aliansi yang terdiri dari lima kekuatan besar, akan tetapi kerajaan Brine telah berhenti berpartisipasi sejak lama."
"Orang-orang Trench telah menjadi monster yang menjaga Trident, mereka juga tidak hadir. Sedangkan untuk kerajaan yang hilang, hanya kita yang mampu menghadiri konferensi tersebut."
"Jadi pertemuan ini hanya dihadiri oleh tiga pihak; Kerajaan Fishermen, Kerajaan Atlantis, dan Kerajaan Xebel."
"Ada apa, apakah kamu tertarik menghadiri pertemuan itu? Baik juga untuk melihat-lihat, hal ini akan memberimu pengalaman baru. Selain itu, kamu rubah kecil, pasti telah merencanakan sesuatu." Sindella tersenyum sambil menyipitkan matanya. Mengingat karakter Yves, dia tahu bahwa pria ini sedang merencanakan suatu hal.
Accesss 230 extra chapters here: patréon.com/mizuki77
Use code: SUMMER for 50% Discount. Valid till July 26, 2026.
