Cherreads

Chapter 270 - Bab 270

Ketika Sindella membawa Yves masuk ke ruang tamu, di sana dia disambut oleh sosok wanita yang terlihat sangat cantik dan kuat.

Tepat di tengah ruang tamu duduk seorang wanita jangkung dengan pedang panjang di pinggangnya. Melihatnya sekilas, Anda dapat merasakan aura heroik yang terpancar darinya.

"Perkenalkan, Yves, dia adalah Jenderal Antiope dari Paradise Island. Antiope, perkenalkan, ini suamiku Yves." Sindella dengan senang hati memperkenalkan kedua belah pihak.

"Senang bertemu denganmu, Jenderal Antiope!" Yves menyapa prajurit wanita itu.

Dengan tinggi badan sekitar 1,8 meter serta otot-otot kencang tersebut, Yves terkejut bahwa Antiope terlihat lebih cantik dari apa yang dia perkirakan. Otot-otot itu bukannya membuatnya terlihat menjijikkan, malahan membuatnya terlihat sangat seksi. Tubuh atletis yang khas dimiliki oleh pahlawan wanita.

"Senang bertemu denganmu juga, Tuan Yves."

"Anda dapat memanggil saya tanpa panggilan kehormatan. Lagi pula Anda adalah kekasih Sindella serta tamu Paradise Island kita." Antiope menyambut kedatangan pria itu dengan senyuman. Hubungan Paradise Island dan orang-orang biasa masih terjaga dengan baik, setidaknya tidak ada permusuhan seperti orang-orang Atlantis kepada orang darat.

"Sindella dan saya telah berteman selama bertahun-tahun. Saya senang dia memiliki pasangan yang baik seperti Anda. Selain itu, kecakapan Anda dalam Sihir juga sangat memukau." Tanpa ragu, Antiope memuji Yves. Baik pertempuran di bawah gunung maupun pertempuran melawan Pangeran Oxy, dia telah melihat semuanya.

Yves telah menunjukkan kekuatan tubuh yang kuat serta kemahiran dalam ilmu Sihir. Bagi pejuang Amazon sepertinya, keberanian serta kekuatan pria itu membuatnya menerima pengakuannya.

Sindella yang mendengar kekasihnya di puji juga ikut tersenyum bahagia. Pria ini adalah pria yang ada dalam ramalan ayahnya, ramalan yang selalu dia nanti-nantikan!

Kecuali sikapnya yang sedikt berubah-ubah serta memiliki banyak kekasih, sisanya tidak ada yang dia keluhkan.

"Hehe, terima kasih atas pujianmu. Sayang, mengobrolah dengan Antiope, aku akan pergi berbelanja. Jangan khawatirkan aku, bye-bye!" Sindella pergi setelah mengecup pipi kekasihnya.

"Tuan Yves, saya punya pertanyaan. Dari manakah Anda mempelajari seni bela diri Amazon yang Anda gunakan? Sindella sendiri tidak menguasai seni bela diri ini, bahkan saya ragu hal ini telah tersebar keluar."

"Saya sangat penasaran, dapatkan Anda memberi tahu saya?"

Mendengar pertanyaan tiba-tiba ini, Yves terkejut. "Uh, Antiope, apakah non-Amazon yang menggunakan seni bela diri ini akan diburu?"

"Tentu saja tidak, saya hanya penasaran saja. Lagi pula, Paradise Island sendiri tidak pernah berkomunikasi dengan dunia luar~"

"Syukurlah..." Yves menghela nafas lega.

"Selama perjalanan, saya bertemu dengan seorang prajurit wanita. Dari perjalanan tersebut saya belajar beberapa trik darinya. Saya sendiri tidak pernah menyangka bahwa seni bela diri ini adalah warisan orang-orang Amazon!" Yves dengan sengaja mengatakan setengah kebenaran. Hanya tuhan yang tahu permusuhan macam apa yang dimiliki oleh anak Ares dan para penduduk Amazon.

Dia tidak ingin berpartisipasi dalam perseteruan keluarga ini. Bukankah enak tinggal di rumah sambil berolahraga dengan istri-istrinya dan ibu Professor X?

"Apakah wanita itu berbaju hitam?" Anitope bertanya dengan penuh antisipasi.

"Ya, ada apa?" ​​Rasa penasaran Yves mulai membara. Sebenarnya apa yang terjadi?

"Itu pasti dia! Katharina, lain kali jika Anda bertemu dengannya, tolong jangan bunuh dia. Dia adalah anak malang yang telah ditipu oleh Ares!" Kata Antiope dengan penuh sentimental.

"Tunggu, apakah ada sesuatu yang telah terjadi?"

Antiope menghela nafas, "Sebenarnya dia adalah putri teman baikku. Ketika Olympus berperang dengan Apokolips, dia ditangkap oleh pasukan Parademons. Di sisi lain, Ares yang marah setelah dirinya diusir dari Olympus melampiaskan kekesalannya dengan menculik putri temanku, Katharina."

"Semenjak dirinya diusir dari Olympus, Dewa Jahat itu telah beperang melawan kita berkali-kali, membunuh orang-orang kita!"

"Raja Dewa telah mengeluarkan perintah bagi kita untuk membunuh Ares. Kalau tidak, suatu saat nanti dia juga akan menghancurkan Paradise Island!" Mengingat kejadian tersebut, Antiope berangsur-angsur menjadi marah. Walaupun prajurit Paradise Island terkenal dengan keabadian mereka, tapi prajurit yang telah dibunuh oleh Ares tidak dapat lagi dibangkitkan, hal inilah yang membuat Antiope sangat kesal!

Ah ya, tipikal permainan para Dewa. Mereka semua mengatakan bahwa merekalah yang benar. Kecuali hal-hal tertentu terjadi, dia tidak akan berpartisipasi dalam hal ini.

Di sisi lain, bahkan tanpa dirinya ikut campur, Ares sendiri akan dibunuh oleh Wonder Woman.

"Saya turut menyesal mendengar hal ini."

"Terima kasih." Antiope pulih dari emosi negatif ini dengan cepat.

"Ketika Anda bertemu dengan Katharina, tolong jangan sakiti dia. Di sisi lain, saya ingin Anda membantu kita dalam melawan Ares."

"Ingin saya membantu Anda berurusan dengan Ares? Dia adalah Dewa, selain itu, dia juga putra Zeus dan Hera. Apakah Anda yakin ingin membunuhnya?"

"Anda tidak perlu khawatir, ini bukan tentang pembunuhan, tetapi menghilangkan kekuatannya." Antiope tersenyum.

"Setelah mengalahkannya, kami akan mengirimnya kembali ke Gunung Olympus. Raja Dewa sendiri yang akan memutuskan hukumannya! Selain itu, tanpa kekuatan para Dewa, kita tidak dapat membunuhnya." Antiope menjelaskan.

Kalau dipikir-pikir, Ares memang tidak bisa dibunuh sekeras apa-pun dia dipukuli. Ternyata darah Dewa memang dibutuhkan untuk membunuhnya.

"Saya tidak keberatan untuk membantu, akan tetapi, apakah saya akan menerima imbalan?" Ahem, nah ini yang dia cari, sebuah imbalan, hehe. Jika bisa, dia ingin lebih dekat dengan Wonder Woman~

"Wajar jika Anda ingin meminta imbalan." Antope mengangguk.

"Jika Anda bersedia membantu kita, maka Anda akan menjadi sahabat Amazon. Bukankah Anda seorang ilmuwan? Paradise Island kami memiliki banyak mineral serta sumber daya eksotis yang dapat ditukar."

"Selain itu, ketika memasuki Paradise Island, Anda tidak perlu takut untuk diserang. Perlu diingat bahwa Paradise Island kita tidak terbuka untuk dunia luar, dan hanya sedikit orang yang bisa masuk, perlakuan istimewa ini termasuk manfaat yang akan diterima oleh dermawan." Kata Antiope dengan nada bangga.

Accesss 230 extra chapters here: patréon.com/mizuki77

Use code: SUMMER for 50% Discount. Valid till July 26, 2026.

More Chapters