Cherreads

Jalan Menuju Pro Player Terkenal

pemula76
7
chs / week
The average realized release rate over the past 30 days is 7 chs / week.
--
NOT RATINGS
107
Views
VIEW MORE

Chapter 1 - Jalan Menuju Pro Player Terkenal

Suara keyboard dan klik mouse memenuhi ruangan warnet kecil di pinggir jalan.

Raka duduk di pojok, matanya fokus pada layar.

"Headshot lagi!" gumamnya puas.

Bagi Raka, warnet adalah tempat pelarian sekaligus sekolah pertamanya.

"Main game terus, mau jadi apa kamu nanti?" kata ayahnya.

Raka terdiam.

"Aku mau jadi pro player," jawabnya pelan.

Tawa kecil terdengar.

"Itu cuma hobi," balas ayahnya.

Dengan uang tabungan, Raka mendaftar turnamen lokal.

Hadiah: Rp500.000.

Ia gemetar saat duduk di kursi peserta.

Ini langkah pertamanya.

Timnya kalah telak.

Raka menunduk.

Chat penonton dipenuhi ejekan.

Malam itu, ia menangis diam-diam.

Di kamar sempitnya, Raka berkata:

"Aku tidak akan berhenti."

Ia mulai membuat jadwal latihan sendiri.

Bangun subuh.

Sekolah.

Latihan sampai tengah malam.

Tangannya pegal, matanya perih.

Namun semangatnya tak padam.

Raka bertemu Dimas, Leo, Bima, dan Nara.

Mereka membentuk tim: Phoenix Squad.

Mimpi mereka sama.

Menjadi juara.

Mereka menganalisis replay lawan.

Membuat pola serangan unik.

Raka menjadi in-game leader.

Tim legendaris: DarkWolf.

Tak pernah kalah.

Raka menelan ludah.

Inilah ujian sesungguhnya.

Video highlight Raka viral.

Followers melonjak.

Sponsor mulai melirik.

Namun, tekanan ikut datang.

"Noob!" "Overrated!"

Komentar jahat membanjiri akun Raka.

Ia mulai ragu pada diri sendiri.

Perbedaan pendapat memicu pertengkaran.

Latihan jadi kacau.

Phoenix Squad hampir bubar.

Raka berpikir untuk berhenti.

Ia membuka kembali chat ibunya.

"Ibu bangga sama kamu."

Air matanya jatuh.

Ayah datang ke kamarnya.

"Kalau ini mimpimu, kejar serius," katanya.

Raka tertegun.

Tim bersatu lagi.

Latihan lebih disiplin.

Mereka lolos kualifikasi nasional.

Panggung besar.

Lampu sorot.

Ribuan penonton.

Raka gemetar, tapi siap.

Tangannya sakit parah.

Dokter menyuruh istirahat.

Raka takut mimpinya berakhir.

Phoenix Squad vs DarkWolf.

Skor imbang.

Match terakhir.

Semua bergantung pada Raka.

"PENTA KILL!"

Stadion bergemuruh.

Phoenix Squad juara.

Raka menangis bahagia.

Beberapa tahun kemudian.

Raka dikenal sebagai legenda esports.

Ia tersenyum melihat foto lamanya di warnet.

"Mimpi itu nyata, kalau diperjuangkan."

Tamat.